August 24, 2011

SELAMAT PULANG...



Hari ini hari khamis 25 ramadhan adalah hari terakhir semester ini dalam keadaan berpuasa sebelum hari raya tiba. Nampaknya pelajar sudah mula meninggalkan Kampus. Terasa sayu dalam gembira. Sayu bukanlah kerana melihat Kampus yg sudah mulai lengang dan sunyi…tetapi terasa sayu kerana semacam suatu kehilangan dari hati dan jiwa ini,iaitu ramadhan. Kemeriahan,kemanisan dan keindahan pesta ibadah juga turut pergi…

Dari tingkap bilik kelihatan jelas wajah kampus yang semakin suram dan sunyi. Langkah keluar pelajar meninggalkan Kampus seolah 0lah telah membawa bersamanya ramadhan. Ramadhan ini akan pergi buat selama lamanya. Tahun depan ramadhan lain pula akan kembali dengan catatan baru. Masjid kampus juga sudah mula lengang..solat zohor tadi tinggal 2 saf sahaja...

Kepada semua students, semalat bermusafir pulang kekampung masing2...hati-hati memandu. Moga selamat sampai kepangkuan keluarga tercinta. Moga hari raya bukan berakhir dengan kesedihan. Saya akan balik ke Kuantan dan Pekan Pahang, Pada hari ahad...iA

DIKESEMPATAN INI SAYA INGIN MENGUCAPKAN “SELAMAT MENYAMBUT EDULFITRI MAAF LAHIR DAN BATIN atas SEMUA KHILAF DAN SALAH SAYA SELAMA INI” KEPADA SEMUA PELAJAR, RAKAN PENSYARAH DAN KENALAN JAUH DAN DEKAT YG MENGENALI DIRI INI.


Ramadhan Karem
Ramadhan…
Ramadhan…
Ramadhan…
Hari ini kau datang dan pergi
Saat ini kau amat dekat
Berdetik dalam irama jantungku
Kehangatan pelukuanmu terasa erat sekali
Dingin salju rintik rindu
Membelai lembut imanku
Usap kalbu membaja taqwa
Detik detik kelaparan membenih iman dari bumi keinsafan
Ayat2 suciMu menjadi hiburan sukma
Menyubur jiwaku yang gersang
Aku baca...dan baca tanpa terasa puas
Sarat tadabbur memanggil-manggil insaf
Setiap kalimah,huruf dan surah tersirat seribu makna dan cerita
Merungkaikan maksud CINTA…tafsir hidup
Membaja pohon Iman dan lantera Taqwa

Ramadhan…
Aku tahu
Kau adalah bingkisan dari sang pencipta
Kau singgah sebentar cuma
rumahmu dalam hatiku
Lewat hadirmu ada salam dari kelasih
Ada gratisan kurniaan hakikat hadaf dari CINTA

Ramadhan …
Inilah bicara hatiku
Inilah pekikan batinku
Yang hanya setahun sekali terlontar bicara
Saban tahun kau bertandang lewat jendela jiwaku
Setahun...

Ramadhan…
Siangku rebah malamku alpa
Puncak jiwaku masih berkabus kliru
Aku belum temui lagi langit rahmatmu
Apalagi utk berjabat mesra…
Sedang kakiku sudah lengah longlai

Ramadhan…
..tiba2 aku menjadi resah dan lelah
Waktu telah merompak harap
Kau akan pergi
Kau akan pergi lagi…
menuruti sunnah waktu
Damai, bahagia dan sedih kini berkumpul menjadi satu
Kerana kulihat syawal mulai tersenyum menjemputku hadir…

Ramadhan moga aku bisa ketemui lagi denganmu di musim akan datang...
aku berdoa dalam sujud dengan lafaz yang panjang....

TA’KID TARBAWI UNTUK PARA MURABBI

Berikut ana petik 1 dari 10 pages pesanan Syeikh Jum’ah Amin Abdul Aziz
Naib Mursyid Am Ikhwanul Muslimin. Ini kali pertama beliau dapat keluar dari bumi Mesir dan kali pertama dalam hidupnya ke Nusantara. Ini hanya selepas berakhirnya revolisi mesir baru baru ini yg berjaya mengembalikan Regim Zalim/kuku besi kepada kehinan setelah 60 tahun berkuasa. Peringatan ini disampaikan beliau semasa lawatan beliau ke Nusantara beberapa bulan lepas...pesanan beliau ini telah di terjemahkan oleh ikhwah seberang.
Pesanan yg hidup dan amat menyentuh bila dibaca terutamanya dalam bulan ramadhan ini sebagai bulan TARBIAH. Pesanan ini sangat berharga kepada para dai'e dan murabbi.


Ana masih ingat kata seorang akh.."Alangkah hinanya bangsa Mesir yang punyai tamadun 9 ribu tahun tetapi hari ini mereka tidak dapat tentukan apa yg mereka akan makan pada esoknya". Dalam Utube anda boleh lihat kali Pertama Syeikh Qardhawi membaca khutbah Jumaat di Altahrirl Square setelah berpuluh tahun terbuang dan tidak dapat kembali bumi Mesir tanah kelahirannya. Qardhawi menyifatkan..."hari ini seperti Fathul Makkah". Dalam uTube juga anda juga boleh lihat lagu2 hit (sekarang) nyanyian oleh artis mereka Hamza Namira yang membangkitkan kembali semangat Mesir dan dengan terangan menempelak Israil. Betapa dunia ini hanya bisa berubah dengan tarbiah Imaniah.

Pesan Kepada Murabbi
Dewasa ini kita hidup di masyarakat materialisitis. Tentu ini tentangan yang tidak mudah untuk tetap menjaga orientasi dakwah kita. Dan itulah tugas murabbi. Mereka penjaga dakwah. Yang menjaga fikrah jama’ah ini agar tidak salah, keliru, dan menyimpang. Kalian para murabbi harus menjaga uslub dakwah dengan hikmah dan mauizah hasanah. Kalian menjaga jama’ah agar tidak lemah. Kalian mewarisi semangat “sampaikan dariku, walau satu ayat” yang diwasiatkan Rasulullah saw.

Jadi, tugas kalian, para murabbi, adalah mewariskan dakwah ini dengan segala tsabatnya kepada generasi sesudah kalian. Dan ingatlah, nasihat wajib bagi yang menasihati dan tidak wajib bagi yang dinasihati. Jangan sampai kalian merahasiakan nasihat yang kalian berikan kepada orang lain.Titik tolak kita dalam tarbiyah adalah ibadah. Bukan budaya. Pemahaman terhadap la ilaha illallah hadharah kita adalah hadharah hari akhir. Hadharah kita adalah ketika kalian bertemu dengan Tuhan kalian. Semua gerakan kita harus untuk beribadah kepada Allah. Harus kalian bedakan antara tajammu’ (kerumunan) dan jama’ah (perkumpulan). Jama’ah adalah salah satu tsawabit kita. Kita tidak bisa mentarbiyah dengan baik tanpa usrah. Ini adalah tsawabit. kelemahan naqib tidak membuat kita melemahkan jama’ah. Kita harus kuatkan naqib.
Tarbiyah imaniyah adalah wahana dimana kita mentarbiyah kita. Ada banyak tarbiyah, model, kegiatan: ada siyasiyyah, ijtimaiyah, istishadiyah. Tapi, yang utama adalah tarbiyah imaniyah. Inilah titik tolak kita.

Rasulullah saw. bersabda, atas diri kalian, isteri kalian punya hak, jasad kalian punya hak. Masing-masing punya hak. Hendaknya kalian memenuhi hak-hak tersebut secara proposional. Tidak berlebihan dan tidak mengurangi. Harus tawazun. Tidak hanya fokus pada sisi tertentu saja. Bahkan, tidak boleh berkutat pada diri sendiri. Harus bergaul dengan orang lain. Itu tugas kalian: bergaul dengan masyarakat dengan akhlak mulia kalian. Jangan berkumpul hanya dengan sesama ikhwah saja. Saat pemilu di Mesir, semua kader mengetuk pintu rumah masyarakat. Sehingga disebut “tahun ketuk pintu”.
Berdakwah juga bukan hanya kepada sesama muslim, bahkan ashalah dakwah adalah kepada non-muslimin. Rasulullah saw. pun bergaul dengan orang-orang musyrik. Ikhwah punya program kursus bahasa Arab untuk orang asing non-muslim. Kita berdakwah kepada non-muslim agar syubuhat tentang Islam dapat kita hilangkan. Kami katakan kepada mereka, “Dengarlah dari kami, jangan dengar tentang kami (dari orang lain).” Itulah keterbukaan yang kami lakukan kepada semua komponen masyarakat. Hasilnya, Rafiq Habid, seorang Kristen Koptik membela dan membantu ikhwah di Mesir. Karena jasanya, ia kini diangkat jadi Ketua Dua di Partai Kebebasan dan Keadilan yang kami dirikan.
Landasan kita dalam keterbukaan dan kebebasan adalah perkataan Imam Al-Banna, kam minnaa wa laisuu fiinaa wa kam fiinaa wa laisuu minna, berapa banyak orang bersama kita tapi mereka bukan bagian dari kita, dan berapa banyak orang bagian dari kita tapi mereka tidak bersama kita.

Saya katakan bahwa definisi tarbiyah adalah menyampaikan sesuatu menuju pada kesempurnaan, dan memindahkan generasi lama menuju generasi selanjutnya. Dengan demikian ada kesinambungan dalam tarbiyah.Dan ingatlah, tarbiyah dengan kekuatan dan kekerasan tidak memberikan pengaruh. Kita melakukan dengan kelembutan. Seorang murabbi harus mampu menggerakkan akal dan jasadnya untuk dapat mengubah dirinya secara akhlaqi. Ingat, dalam tarbiyah kalian menyampaikan ajaran akhlaq dan adab.Tapi, para murabbi juga harus menyampaikan tabiyah secara gamblang, bahwa ada tanggung jawab individual. Oleh karena itu sebagai murabbi, kalian harus dapat menumbuhkan tanggung jawab kepada setiap madh’u kalian dengan wasail wijdaniyah dan memberi arahan pelaksanaan kewajiban menuju kecintaan menunaikan kewajiban.

Yang terakhir, manfaatkan waktu semaksimal mungkin karena waktu merupakan kesempatan yang sangat berharga. Kami ingin seorang murabbi memiliki perasaan izzah bahwa ia sedang melaksanaan sunnah nabi. Itulah yang membedakan antara tabriyah menurut Ikhwanul Muslimin dan jamaah lainnya. Tarbiyah pada jamaah lainnya hanya mengedepankan tranformasi ilmu, sementara jamaah Ikhwanul Muslimin memperhatikan perbaikan individu, baik secara perilaku, akhlak, dan ruhi.Jadi, point penting yang harus kalian garis adalah tarbiyah menurut jama’ah kita adalah membentuk orang, tidak hanya menjadi sosok yang shalih, namun juga menjadi sosok yang muslih.

August 7, 2011

Pantasnya masa berlalu!!!!...



Hari ini sudah 10 Ramadhan. Pantasnya masa memacu mendahului kita. Sering kita bengah, lengah dan tertewas kebelakang. Banyaknya kerja nak dilakukan tetapi kesempatan menjadi menyempit, Hmmm...kesempatan menjadi musuh kita.

Seminggu sebelum puasa; kebanyakan kerja2 cuba utk dihabiskan seblum ramadhan menjenguk. Itulah diantara sebab kesibukan memeras kesempatan dan menghimpit perasaan. Apapun ana rakamkan disini 2 program penting seminggu sebelum ramadhan. Dua Program sebelum puasa adalah Bina Insan Guru (BIG)bagi pelajar sem 4 di Pulau Perhentian(seminggu sebelum puasa) dan Bio Diversity di Taman Negara Kuala Koh(29 jul hingga 1 Ogus). Yang menjadi menariknya kedua2 program ini wajib hadir sebagai pensyarah dan yang lebih penting ialah kedua2 program wajib ini melibatkan TUTI saya kelas PISMP sem 4. Inilah peluang untuk bersama sama mereka yang dididik dan diterbiah selama ini. Diantara yang menariknya ialah dapat bersama mereka disuasana pagi yang berbeza; Pulau Perhentian dan Taman Negara. Saya ambil kesempatan menghayati suasana pagi bersama mereka dengna baca maathsurat dan tazkiran pagi dalam 2 suasana berbeza ini....

July 25, 2011

Ramadhan...kau datang lagi.


Ya Allah Kau datangkan lagi Ramadhan buatku
Ketika aku masih saja tak mampu mensyukuri RamadhanMU yang lalu
Hari hari Mu masih saja kulalui tanpa isi
Tanpa makna, tanpa syukur
Bahkan dengan sikap takabur
kami masih saja lupa bahwa Engkaulah Penentu
Kadang kami masih saja merasa kebenaran itu hanya punyaanku
Yang lain bukan makhlukMU,
Yang lain bukan UmatMU
Dalam Doaku……
Sering kusampaikan dengan memaksa
Seolah akulah yang lebih tahu dariMU, Sang maha mengetahui
Doaku bukan harapan , tapi itu keharusan
Dan ketika ada satu yang tak KAU kabulkan
Seolah hilang seluruh nikmat yang KAU limpahkan kepadaku
Yaa Allah ampunilah aku
Yaa allah kurniakanlah kepadaku Ramadhan
Kerana aku tahu engkau amat dekat denganku
Dalam hati ku…dalam doaku…dalam kalbuku selalu.


Jom: Kenapa Kita perlu Bermotivasi dengan Ramadhan:
1. Bulan Tarbiyah untuk mencapai derajat taqwa.
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa. (QS Al Baqarah: 183).
2. Bulan diturunkannya Al Qur’an.
Bulan Ramadhan, yang pada bulan itu Al Qur’an diturunkan sebagai petunjuk buat manusia dan penjelasan tentang petunjuk itu, dan sebagai pemisah (yang haq dan yang batil) (QS Al Baqarah: 185).
3. Bulan yang paling utama, bulan penuh berkah.
Bulan yang paling utama adalah bulan Ramadhan, dan hari yang paling utama adalah hari Jum’at (HR At-Thabarani) . Dari Ubadah bin Ash-Shamit, bahwa Rasulullah saw -pada suatu hari, ketika Ramadhan telah tiba- bersabda: Ramadhan telah datang kepada kalian, bulan yang penuh berkah, pada bulan itu Allah swt memberikan naungan-Nya kepada kalian. Dia turunkan Rahmat-Nya, Dia hapuskan kesalahan-kesalahan, dan Dia kabulkan do’a. pada bulan itu Allah swt akan melihat kalian berpacu melakukan kebaikan. Para malaikat berbangga dengan kalian, dan perlihatkanlah kebaikan diri kalian kepada Allah. Sesungguhnya orang yang celaka adalah orang yang pada bulan itu tidak mendapat Rahmat Allah swt”. (HR Ath-Thabarani) .
4. Bulan ampunan dosa, bulan peluang emas melakukan ketaatan.
Rasulullah saw bersabda: Shalat lima waktu, dari Jum’at ke Jum’at, dari Ramadhan ke Ramadhan, dapat menghapuskan dosa-dosa, apabila dosa-dosa besar dihindari. (HR Muslim). Barang siapa yang melakukan ibadah di malam hari bulan Ramadhan, karena iman dan mengharapkan ridha Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu diampuni. (Muttafaqun ‘alaih). Apabila Ramadhan datang, maka pintu-pintu syurga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan syaithon-syaithon dibelenggu. (Muttafqun ‘alaih).
5. Bulan dilipat gandakannya amal shaleh.
Rabb-Mu berkata: “Setiap perbuatan baik dilipat gandakan pahalanya sepuluh kali lipat sampai tujuh ratus kali lipat, kecuali puasa, puasa itu untuk-Ku, dan Akulah yang akan membalasnya. Puasa adalah perisai yang melindungi dari api neraka. Bau mulut orang yang berpuasa di sisi Allah lebih wangi dari pada parfum misik. Apabila orang bodoh berlaku jahil kepada seseorang diantara kamu yang tengah berpuasa, hendaknya ia katakan: “Aku sedang berpuasa, aku sedang berpuasa”. (HR At-Tirmidzi).Khutbah Rasulullah saw menyongsong bulan suci Ramadhan sebagai bulan mulia, bulan ibadah, bulan santunan. Dari Salman RadhiyaLlahu ‘anhu, katanya: Rasulullah saw berkhutbah di tengah-tengah kami pada akhir bulan Sya’ban, beliau saw bersabda: “Hai manusia, bulan yang agung, bulan yang penuh berkah telah menaungi. Bulan yang di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Bulan yang padanya Allah mewajibkan berpuasa. Qiyamullail disunnahkan.Barang siapa yang pada bulan itu mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu kebaikan, nilainya seperti orang yang melakukan perbuatan yang diwajibkan pada bulan lainnya. Dan barang siapa yang melakukan suatu kewajiban pada bulan itu, nilainya sama dengan tujuh puluh kali lipat dari kewajiban yang dilakukannya pada bulan lainnya. Bulan Ramadhan adalah bulan sabar, sabar itu balasannya syurga, Ramadhan adalah bulan santunan.
Bulan ditambahkannya rizqi orang mukmin. Siapa yang memberikan makanan untuk berbuka kepada seorang yang berpuasa, balasannya adalah ampunan terhadap dosa-dosanya, dirinya dibebaskan dari neraka, dan dia mendapatkan pahala sebesar yang didapat oleh orang yang berpuasa, tanpa mengurangi pahala orang tersebut. Sahabat berkomentar, kata mereka: “Ya Rasulullah, tidak setiap kami memiliki makanan untuk berbuka yang dapat diberikan kepada orang yang berpuasa? Sabda Rasulullah saw: “Pahal tersebut akan diberikan Allah, meskipun yang diberikan untuk berbuka bagi yang berpuasa hanya satu buah kurma, atau seteguk air, atau sesendok mentega.
Bulan Ramadhan awalnya rahmat, tengahnya ampunan dan akhirnya pembebasan dari neraka, siapa yang memberikan keringanan bagi hamba sahayanya pada bulan itu, Allah akan ampuni dosanya, dan dia dibebaskan dari neraka. Pada bulan ini, perbanyaklah empat hal, dua diantaranya membuat kamu diridhai Rabbmu, dan dua yang lainnya sesuatu yang sangat kamu butuhkan.
Dua hal yang membuat kamu diridhai Rabbmu adalah:
1. Bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah, dan
2. Kamu meminta ampunan kepada-Nya.
Sedangkan dua hal lainnya yang sangat kamu butuhkan adalah:
3. Kamu meminta syurga kepada Allah, dan
4. Kamu minta dilindungi dari neraka.
Siapa yang memberikan minum kepada orang yang berpuasa, Allah akan memberikan minuman kepadanya dari telagaku yang tidak akan menjadi haus sampai dia masuk syurga”. (HR Ibnu Khuzaimah).
6. Ramadhan bulan jihad, bulan kemenangan.
Sejarah mencatat, bahwa pada bulan suci Ramadhan inilah beberapa kesuksesan dan kemenangan besar diraih ummat Islam, yang sekaligus membuktikan bahwa Ramadhan bukan bulan malas dan lemah, tapi merupakan bulankuat, bulan jihad, bulan kemenangan. Perang Badar Kubro yang diabadikan dalam Al Qur’an sebagai yaumul furqan, dan ummat Islam saat itu meraih kemenangan besar, terjadi pada tanggal 17 Ramadhan tahun 2 Hijriyah. Dan saat itu, gembong kebatilan: Abu Jahal, terbunuh.Pada bulan Ramadhan pula fathu Makkah terjadi, yang dibadaikan dalam Al Qur’an sebagai Fathan Mubiiina, tepatnya pada tanggal 10 Ramadhan tahun 8 (delapan) Hijriyah. Serangkaian peristiwa besar lainnya juga terjadi pada bulan Ramadhan, seperti: beberapa pertempuran dalam perang Tabuk, terjadi pada bulan Ramadhan tahun 9 (sembilan) Hijriyah. Tersebarnya Islam di Yaman pada bulan Ramadhan tahun 10 Hijriyah. Khalid bin Al Walid menghancurkan berhala Uzza pada tanggal 25 Ramadhan tahun 8 (delapan) Hijriyah. Dihancurkannya berhala Latta pada bulan Ramadhan tahun 9 Hijriyah.Ditaklukkannya Andalus (Spanyol sekarang) di bawah pimpinan Thariq bin Ziyad pada tanggal 28 Ramadhan tahun 92 Hijriyah. Peperangan ‘Ain Jalut, dimana untuk pertama kalinya pasukan Islam berhasil mengalahkan bangsa Mongol Tartar, yang sebelumnya sempat dianggap mustahil, juga terjadi pada bulan Ramadhan tahun 658 Hijriyah. Dan masih banyak lagi yang lainnya.

July 16, 2011

Diari Minggu Ini.


Hari Sabtu;Hujung minggu ni menghabiskan masa melayan anak2. Kebetulan Umi tak sihat, masih menerima rawatan dan tak dibolehkan involve dengan anak.



Petang tadi ana kena merasmikan Majlis Perasmian Penutup Mukhayyam Tarbawi< KRAS MUSLEH pelajar2 sekolah Rendah Islam Aman. di Pantai Ru Datuk Tok bali. Semasa interaksi/berikan ucapan ana rasa sebak didepan anak2. Semasa ana berkata kepada mereka "Wahai anak tahukah antum bahawa sahabat, rakan anda, anak2 di palestain tak dapat bermukhayyam seperti ini sambil2 santai tepi pantai. Mereka bukan 3 hari 2 malam dalam khemah tetapi sepanjang hayat mereka besar dan membesarkan anak dalam khemah. Bersekolah seperti kita hari ini jauh sekali. Mereka bersekolah dibawah bawah pokok dan dibawah runtuhan bangunan dan dalam ketakutan. Mereka yatim kerana ayah mereka telah syahid.....dibunuh Yahudi laknatullah"..

200 pelajar tahun 3 dan 4 menyertai mukhayyam ini. yang paling membanggakan bila ana kata "siapa yang nak membela ISLAM?" semuanya angkat tangan...AllahuAkhbar dalam hati ini bangga sekali. Seronok sekali dapat interaksi dengan anak yang masih bersih jiwa dia. Mereka bakala mewarisi Islam yang maha tinggi ini. Mereka adalah benteng ummah hari esok. Mudah2han mereka membesar mewarisi generasi al quran ini.



Sebelah malamnya pula ana menerima kunjungan pelajar2 IPT yg balik bercuti ke kelantan. Ada dari UIA kuantan,UPM dab UMT..mereka semuanya dari daerah P puteh/bacok. Kerana progran perjumpaan 2 minggu lepas mereka tak dapat hadir. seronok dapat bertukar nasihat dengan para remaja IPT.

GENGAMAN WAKTU DAN KETIKA