September 30, 2010

Antara Air Mata dan Seulas Senyum


Catatan perjalanan...khas utk insan yg taak pernah seiringan bergandingan
(dari Vistana Hotel, P Pinang ke Anjung Hidayah PT856)
Hujan mengiringi disepanjang perjalananku pulang

Akan kubayar dengan derita demi kebahagiaan manusia.
Dan akan aku tumpahkan kesedihan
yang mengalir dari bahagia manusia
...berubah menjadi tawa.

Diriku tetap setitis air mata dan seulas senyuman.
Setitis airmata yang menyucikan batinku
memberiku faham rahsia kehidupan dan hakikat sebuah perjungan
kerana setitis airmata menyatukanku dengan jiwa-jiwa sesat melarat

Seulas senyuman memanggilku dekat kepada manusia...dan DIA
lalu, aku terasakan lebih dekat..
seulas senyum menjadi metafora bahagia dalam kewujudan.

Perjuanganku menjadi lebih indah dari kerinduan pada hasrat yang hampa...
...pada setitis embun di pagi dunia
...apalagi pada bumi rasa yang putus asa.
Aku seperti kehausan tinta untuk mengungkap catatan CINTA
keindahan jiwaku santuni manusia dengan manja
...kerana telah kudengar keluhan mereka dalam kemelaratan hasrat
tangis mereka bagiku lebih asyik dari melodi nan indah.

Malam ini,
bunga menguncupkan kelopak dan tidur
... aku merangkul kerinduan padaNya.
tatkala dini pagi mampiri.. ia membuka bibirnya...
...aku kucup mesra dalam pelukan tahajjud...
sebak tangisku memukul belantara rasa...
sambil menanti matahari menerbitkan fajar
buat umat ini

Aku tetap akan melangkah...

"Menuju samudera cinta dan keindahan bersamaMU – Tuhan"


"Anjung hidayah"
3 pg 1 OKT 2010

No comments:

GENGAMAN WAKTU DAN KETIKA

Gengaman waktu dan ketika. 8-8-16. Gengaman terakhir saat melepaskan ayah tersenyum mengadap rabbnya... Kematian mengajar kita erti &quo...